RSS

Disk Defragmenter


Apa itu Disk Defragmenter?

Disk Defragmenter adalah salah satu tool yang disediakan oleh Windows yang digunakan untuk menganalisa volume drive, dan untuk meng-alokasikan dan meng-konsolidasikan ulang file – file ataupun folder – folder yang terpisah – pisah.
Dengan bahasa umum kita bisa artikan bahwa Disk Defragmenter ini sangat berguna untuk menyusun kembali urutan – urutan sector (pecahan atau bagian) dari file atau folder sehingga memudahkan Windows untuk membaca file atau folder tersebut.

Kegunaan Disk Defragmenter?


Disk defragmenter berfungsi untuk menata ulang struktur penempatan data pada hard disk dan akan mengurutkannya sesuai dengan alphabetic mulai dari track awal sampai track akhir. Dengan begitu, proses pembacaan data melalui head pada disk akan lebih cepat dari sebelumnya karena head tidak perlu lagi meloncat dari satu track ke track lain untuk membaca data.


Bagaimana Cara Menggunakan Disk Defragmenter?

Ada dua cara untuk menemukan Disk Defragmenter jika di Windows 7. 
Pertama, klik meu Start -> All Programs -> Accessories -> System tools -> Disk Defragmenter.
                                                     Disk Defragmenter Start Menu

Kedua, klik menu Start dan ketik Defragment pada form Search.
Pada jendela Disk Defragmenter, anda akan melihat partisi yang akan di defragment, termasuk partisi hidden yang dibuat oleh Windows 7.

Disk Defragmenter Window
Jika ingin melihat apakah sebuah partisi memang perlu di defrag atau tidak dengan klik tombol Analyze Disk.
Disk Defragment Analyze Disk
Hasil dari analisa tersebut dapat digunakan sebagai acuan apakah sebuah partisi memang perlu di defrag atau tidak. Meskipun hasil analisa menunjukkan kalau sebuah partisi tidak memerlukan defragment, anda masih bisa melakukan defrag ke partisi tersebut. Pilih partisi mana yang ingin di defrag dan klik tombol Defragment Disk untuk memulai defrag partisi hard disk.
Multi Proses Disk Defragment
Berbeda dengan defragment pada Windows XP, windows 7 mengizinkan anda untuk melakukan defragment pada beberapa partisi secara bersamaan tanpa harus menunggu proses defragment partisi yang lain selesai.

Kesimpulannya 

Disk defragment hard disk drive memang perlu dilakukan untuk mempercepat kinerja keseluruhan sebuah system:)

30 Oktober 2012 (INSTALASI SISTEM OPERASI)



Sistem Operasi adalah sebuah sistem yang dierlukan untuk menjalankan semua aplikasi yang ada di komputer.
A. SETTING BIOS
Langkah 1
Hidupkan komputer, maka komputer akan segera melakukan proses booting.
Langkah 2
Segeralah menekal tombol “Delete” pada keyboard untuk masuk ke menu BIOS.
Langkah 3
Selanjutnya kita akan masuk pada menu BIOS. Tampilan BIOS berbeda-beda sesuai dengan jenis motherboard yang kita gunakan, tetapi prinsip pengaturannya hampir sama.

B. INSTALASI WINDOWS XP
Setelah setting BIOS selesai masukkan CD installasi Windows , maka setalah beberapa detik komputer akan berproses dan muncul tulisan
“Press any key boot from CD...”
Tekan Enter
Maka proses instalasi akan dimulai
Tekan Enter untuk melanjutkan proses instalasi

Setelah beberapa tahap selesai maka akan masuk pada menu untuk membuat partisi harddisk.
Ada 3 pilihan
Tekan “Enter” untuk menginstal windows
Tekan “C” untuk membuat partisi
Tekan “D” untuk menghapus partisi

Setelah itu Harddisk akan melakukan formatting terhadap harddisk
Tunggu proses format hingga 100%
Tunggu sampai me-restart
Pada saat booting kedua jangan tekan apapun karena jika kita menekan tombol pada keyboard maka akan memulai lagi seperti proses sebelumnya.

Setelah selesai proses penginstalan langkah selanjutnya kita bisa menginstal driver yang diperlukan. Setelah itu kita bisa menginstal perangkat lunak lainnya sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Perakitan 23 Oktober 2012

Langkah-langkah :)

  1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan seperti monitor, keyboard, mouse, prosessor, heatsink, RAM motherboard, CPU yang sudah terpasang power supplay, harddisk, dan DVD drive didalamnya.
  2. Buka cassing CPU dengan menggunakan obeng +
  3. Kemudian, buka heatsink/fan dan motherboard dari bungkusnya.
  4. Pasangkan heatsink/fan pada motherboard dengan posisi yang benar dan hati-hati.
  5. Kunci heatsink/fan dengan cara menekan ujung-ujungnya dengan hati-hati sampai terdengar suara "klik".
  6. Setelah itu, keluarkan prosessor dari bungkusnya dengan posisi jari jempol dan telunjuk yang memegang kedua sisinya. Diusahakan agar bagian prosessor yang berwarna emas tidak tersentuh / terkena debu.
  7. Buka kunci tempat menyimpan prosessor pada motherboard, kemudian ambil penutup prosessor dan gantikan dengan prosessor. Letakkan prosessor pada posisi yang benar. Setelah peletakkan prosessor selesai, kunci prosessor dengan mengaitkan kuncinya.
  8. Selanjutnya buka socket RAM, dengan membuka kunci pada kedua ujungnya. Pasang RAM pada socket 1 atau socket 2. Biasanya selalu dipasang pada urutan pertama dahulu. Jika posisi RAM benar, maka RAM akan mengunci dengan sendirinya.
  9. Pasang socket-socket pada power supplay ke motherboard.
  10. Jika socket terpasang dengan benar dan lengkap maka setelah tombol power pada CPU ditekan lampu led pada motherboard akan menyala.
  11. Pasang kabel monitor, keyboard, dan mouse.
  12. Setelah itu sambungkan kabel aliran listrik pada power supplay.
  13. Tekan tombol power pada CPU, jika semua telah bekerja dengan benar selanjutnya tekan tombol F1 untuk masuk ke setting BIOS.

Motherboard Layout

Socket Connectors

Perawatan PC


Cara Merawat Komputer atau Tips Perawatan Komputer, khususnya CPU biasanya hanya akan dilakukan setelah terjadi keluhan atau kerusakan. Dalam pemakaiannya seharusnya dilakukan perawatan komputer secara berkala baik pada CPU maupun monitor. Sebenarnya ada beberapa hal mendasar yang sering kita lupakan kaitannya dengan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC, yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada komputer.

Pertama dilihat dari sudut 
Hardware :
Debu yang menempel pada perangkat di dalam CPU maupun Monitor. Khususnya pada komputer (PC) yang ditempatkan di ruang terbuka. Konsentrasi debu tinggi akan menyebabkan koneksi pada soket peripheral terganggu. Selain itu pada saat musim penghujan atau suhu lembab debu akan menyerap uap air dan bersifat seperti konduktor yang dapat menghubung singkat (konsleting). Selain itu juga mengakibatkan lapisan isolator pada PCB terkelupas sehingga menyebabkan korosi pada jalur tembaga.

Pendinginan.
Pada beberapa jenis komputer khususnya komputer jadul memiliki suhu prosessor yang cukup tinggi namun memiliki cara pendinginan yang saya rasa masih kurang, Space Harddisk yang tidak proporsional. Harddisk ukuran 80GB tentunya tidak proporsional kalau hanya ada 2 partisi masing-masing 40GB C dan D. Padahal pemakaian System C tidak lebih dari 10 GB.

Pemasangan peripheral yang kurang pas atau kurang kokoh.
 Biasanya ini sering terjadi pada PC rakitan lokal. Sering cara pemasangan Motherboard atau peripheral lainnya dengan sekrup yang tidak lengkap atau kurang kencang. Ini yang sering terlewatkan dalam cara merawat atau tips perawatan komputer. Hal ini bisa berakibat fatal

Kondisi Power Supply.
Ini sering lolos perhatian saat kita merawat komputer. Pada pemakaian yang sudah lama, kebanyakan power supply akan mengalami retak-retak pada solderan komponennya.

Kapasitas Daya Power Supply yang kurang memadai
Tidak Menggunakan Stavolt. Banyak orang yang meremehkan penggunaan stavolt maupun pemilihan jenis dan kualitas stavolt

Suhu ruangan.
Suhu ruangan ideal untuk PC sekitar 19 derajat Celcius
Listrik yang sering drop/mati atau kurang daya. Hal ini akan menyebabkan komputer mati secara mendadak tanpa proses Shutdown
Kondisi fisik solderan, ini khusus pada Monitor. Kebanyakan kerusakan monitor disebabkan oleh solderan yang retak atau lepas akibat usia dan panas yang ditimbulkan selama pemakaian. Ini juga yang hampir pasti terlewatkan dalam cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC

Kedua dilihat dari sudut 
Software :
Tidak sesuainya OS, Aplikasi dan volume data dengan spesifikasi Komputer yang digunakan.
Menjalankan game pada PC akan banyak menghasilkan space-space Fragment dan file-file temporary yang memperlambat kinerja komputer

Virus
Adanya virus dapat menyebabkan lambatnya akses pada komputer dan rusaknya system atau data. Bahkan dalam kondisi ekstrim dapat menyebabkan komputer macet/hang. Kalau sudah macet tidak ada cara lain selain menekan tombol Restart pada CPU. Apabila ini sering terjadi otomatis CPU sering mati tanpa proses ShutDown yang berarti akan memperpendek umur komputer khususnya Harddisk. Biasanya virus ditularkan melalui Flashdisk dan Internet bagi PC yang sering terkoneksi Internet. Selain itu tips pemilihan anti virus yang kurang tepat juga dapat mempengaruhi kinerja komputer.

Dengan mengetahui hal-hal di atas maka untuk mengantisipasinya perlu dilakukan cara merawat komputer atau tips perawatan komputer atau PC secara total sebagai berikut :

Bersihkan debu yang menempel pada motherboard dan peripheral lain di bagian dalam CPU dengan kuas cat ukuran sedang dan kecil untuk sudut dan celah-celah yang sempit. Lakukan juga pada Power Suply dengan cara membuka casing/box power suply terlebih dahulu dan perhatikan solderan-solderannya apakah perlu dilakukan penyolderan ulang.
Gunakan udara bertekanan tinggi (kompressor) supaya peripheral benar-benar bersih dari debu. Atau cukup dengan Hair Dryer (pengering rambut). Tapi ingat atur pada suhu rendah supaya peripheral tidak meleleh.
Lepas dan pasang kembali soket-soket peripheral. Hal ini untuk menjamin koneksi yang sempurna pada konektor-konektor peripheral… cukup sekali saja setiap perawatan PC.
Ingat, Jangan menggunakan cairan Contact Cleaner dalam membersihan soket-soket konektor peripheral karena cara tersebut salah besar. Cairan Contact Cleaner sulit sekali (sangat lama) kering dan justru membuat debu mudah menempel.
Perhatikan cara pemasangan Motherboard dan peripheral lainnya apakah ada skrup yang masih kurang atau kendor. Lengkapi dan kencangkan skrup-skrup tersebut
Sesuaikan OS dan Aplikasi dengan spesifikasi komputer dan jangan menyimpan data terlalu besar pada Harddisk. ini akan memperberat kinerja PC
Buatlah partisi Harddisk yang proporsional. Misal Harddisk 80GB dengan Space Used C tidak lebih dari 5GB akan lebih baik kalau kita buat 3 partisi dengan 10GB untuk C, 35GB untuk D dan 35GB untuk E. Dengan demikin akses untuk System dan loading data akan lebih cepat.
Jangan gunakan PC untuk game-game berat kecuali kalau memang komputer Anda dirancang untuk Game.
Gunakan Antivirus yang sesuai dan selalu Update, kalau perlu tiap hari Update…
Gunakan Pendingin Ruangan untuk PC atau kalau tidak memungkinkan bisa dikompensasi dengan cara pemasangan Sirip Pendingin dan Coolling Fan Ekstra apabila suhu processor dirasa terlalu tinggi diatas 36 derajat Celcius.
Pada waktu-waktu tertentu lakukanlah Defragment Harddisk untuk menata ulang urutan file-file agar kinerja komputer lebih ringan. Tetapi jangan terlalu sering..!!
Lakukan Instalasi ulang OS dan Aplikasi apabila dirasa perlu. Instalasi ulang  secara menyeluruh sekali dalam 1 tatun.
Lakukan penghapusan atau Remove data atau Aplikasi yang sekiranya tidak efektif  (tidak pernah digunakan). Sering-seringlah membersihkan Temporary file, Prefetch file, file-file Chokies dan file-file sampah di Recycle Bin.
Selalu lakukan Backup pada data-data yang dirasa penting… Anda bisa mengcopynya pada CD… hal ini untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terkena serangan virus atau terjadi kerusakan fatal pada Harddisk
Usahakan listrik Anda tidak drop/mati selama komputer bekerja. Kalau perlu naikkan daya listrik rumah Anda atau lebih baik lagi kalau Anda lengkapi dengan UPS sehingga apabila listrik mati mendadak masih ada waktu untuk menyimpan data dan Shutdown komputer
Jangan terlalu lama membiarkan komputer Anda tidak terpakai (tidak pernah dihidupkan sama sekali dalam waktu lama). Paling tidak minimal setiap hari komputer dihidupkan sekitar 1 s/d 2 jam. Hal ini untuk menghangatkan bagian dalam CPU supaya bebas dari kelembaban udara.
Hindarkan komputer Anda dari goncangan, getaran dan hentakan apalagi saat komputer menyala, hal ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan fatal pada Harddisk

1. Langkah-langkah membersihkan File Prefetch :

Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Prefetch – Select All (Ctrl-A) – Dell

2. Langkah-langkah membersihkan File Temporary :

Masuk Explorer – Masuk C:/Windows/Temp – Select All (Ctrl-A) – Dell

Setelah kedua langkah di atas jangan lupa bersihkan file2 sampah di Recycle Bin dengan cara Klik kanan Recycle Bin – Klik Empty Recycle Bin – Klik Yes

3. Sedangkan untuk membersihkan file-file Chokies Anda dapat menggunakan Software CCleaner

4. Untuk Management Partisi Harddisk Anda dapat gunakan Partition Magic 8.0 Free Download.

File2 Chokies akan muncul setiap kita koneksi ke internet. Semakin kita sering koneksi ke internet baik itu browsing, download atau upload maka semakin banyak file2 Chokiesnya. Kalau Anda setiap hari koneksi ke internet, bersihkan file2 Chokies paling tidak sekali atau dua kali seminggu.

materi 18 september 2012

Secara sederhana Arsitektur sebuah komputer terdiri dari :
1. Input Device
2. Output Device
3. I/O port
4. CPU
5. Memori
6. Data bus
7. Address bus
8. Control bus


  • Input Device → Keyboard, Mouse, Scanner, Digital Camera,dll.
  • Output Device → Monitor CRT, Monitor LCD, Printer inkjet, Printer laserjet, Printer dotmatrix, Speaker, dll.


  • I/O port digunakanuntuk menerima ataupun mengirim data keluar sistem.
- Port Paralel dan Serial
- Universal Serial Bus (USB)

  • RAM → EDO RAM, DD RAM, SD RAM.
  • Data bus → Jalur-jalur perpidahan, digunakan untuk memindahkan lokasi.
  • Control bus → digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke data bus dan address bus.
  • Hieraki Komputer → Mainframe
  • Mainframe merupakan komputer yang sangat besar, mesin jutaan dolar yang berukuran lebih dari satu ruangan. Contohnya IBM midel 390.
  • Workstation merupakan mesin yang powerfull
  • Jenis motherboard → Chipset, Slot memory, chip bios, slot ekspansi, IDE port, EDO port, dan cache memory.

11/09/2012

Rangkuman 

Merakit komputer
1. Keluarkan motherboard, prosessor, dan heatsink dari bungkusnya.
2. Pasangkan prosessor
3. Pasangkan heatsink pada posisi yang pas
4. Berikutnya pasang 2 keping memory dengan jenis dan ukuran yang sama.
5. Pasang VGA card 
6. Pasang kabel USB pada port USB1 / USB2
7. Pasang kabel audio
8. Pasang kabel pada floppy disk
9. Pasang harddisk ATA pada primary port dan pasang kabel power
10. Pasang kabel CD ROM pada port secondary
11. Setelah semua kabel terpasang, pasang motherboard pda cassing.

Menginstall Windows XP
1. Tekan Del untuk masuk ke setting BIOS
2. Masukkan CD instalasi
3. Tekan Enter
4. Tekan F8
5. Tekan tombol C
6. Tekan Enter
7. Jika telah selesai instalasi maka komputer akan otomatis me-restart


Menginstall ulang Windows
1. Masukkan CD
2. Restart komputer




Materi 28-08-2012

Praktikum 1
JOBSHEET

Judul : Pengenalan Hardware
Tujuan : Siswa dapat mengetahui komponen komponen komputer
Alat Bahan : - Obeng +
                    - CPU komputer
Langkah Kerja : 
  1. Buka Cassing CPU
  2. Buka Mainboard dan lainnya
  3. Buka power supply dan lainnya
  4. Simpan semua komponen dengan rapi dan teratur
  5. Pasang kembali semua komponen yang dibuka
  6. Rapikan semua dan simpan pada tempatnya

Gambar mainboard